Inovasi Pendidikan Digital: FKIP UNSIKA Gelar Seminar Internasional Soal Asesmen OBE dan AI

KARAWANG |SANGGABUANANEWS.COM| Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menggelar Seminar Internasional bertema “Bridging Outcome-Based Education and AI Innovation for Authentic and Meaningful Assessment” pada Kamis (6/11/2025) di Aula FKIP UNSIKA. Kegiatan ini dihadiri dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi serta menghadirkan narasumber internasional dan nasional yang membahas asesmen pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di era digital.

 

Acara secara resmi dibuka dengan dukungan penuh pimpinan FKIP UNSIKA, Prof. Dr. H. Sutirna, M.Pd, serta Wakil Dekan I FKIP, Fauzi Miftakh, S.Pd., M.Pd. Kegiatan juga mendapatkan support dari Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Evi Karlina Ambarwati, S.S., M.Ed, yang turut hadir dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya seminar internasional ini.

Baca Juga  Ditjenpas Gelar Sosialisasi Pengembangan Karir JF Pembina Keamanan dan Pengamanan Pemasyarakatan

 

Seminar dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama yang ditujukan bagi dosen mengusung tema “Practical Perspectives on Developing OBE-Aligned Assessment Instruments” dengan menghadirkan narasumber utama Dr. Shahid Abrar-ul-Hassan dari University Canada West, Vancouver, BC, Canada. Dalam pemaparannya, Dr. Shahid menegaskan bahwa pendidik di era digital dituntut mampu merancang asesmen yang tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga mendorong kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif mahasiswa.

 

“Pendekatan OBE harus diterjemahkan ke dalam asesmen yang autentik dan mampu memotret kompetensi mahasiswa secara komprehensif,” ujarnya.

 

Pada sesi kedua yang ditujukan bagi mahasiswa, seminar mengangkat tema “Authentic Assessment in the Age of AI: How to Incorporate AI into Your Assessments”. Narasumber yang hadir adalah dosen FKIP UNSIKA, Dr. Fikri Asih Wigati, S.S., M.Pd, dan David Pratama, S.Pd., M.Si.P.

Baca Juga  Seleksi Duta Pelajar Karang Taruna Karawang: Semangat Generasi Muda Menggema

 

Dr. Fikri memaparkan perubahan paradigma asesmen di era teknologi digital. “AI bukan ancaman, tetapi alat yang dapat memperkaya pengalaman belajar jika digunakan secara bijaksana,” jelasnya.

 

Sementara itu, David Pratama menekankan bahwa teknologi AI dapat membantu pendidik melakukan analisis hasil belajar secara cepat dan memberikan umpan balik yang lebih personal kepada mahasiswa.

 

Ketua Panitia kegiatan, Dr. Nia Pujiawati, S.S., M.Pd, menyampaikan bahwa seminar ini diikuti oleh seluruh dosen dan mahasiswa FKIP UNSIKA yang tengah menempuh mata kuliah Evaluasi Pembelajaran. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi asesmen, memperkuat pemahaman prinsip OBE, dan memperkenalkan berbagai strategi asesmen autentik berbasis teknologi.

Baca Juga  Fasilitas Dinilai Tidak Aman, Balita Jatuh dari Lantai Dua RS Hastien hingga Kritis

 

“Melalui seminar ini, kami berharap para peserta dapat merancang instrumen asesmen yang valid, reliabel, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21,” katanya.

 

Selain memperkaya wawasan akademik, hasil dari kegiatan ini akan didokumentasikan dalam laporan resmi sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan FKIP UNSIKA. Dengan terselenggaranya seminar internasional ini, FKIP UNSIKA menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi dan kesiapan pendidik menghadapi tantangan era digital.

(Red/IL)

TOP NEWS