Dugaan Penyimpangan Dana Desa, Warga Karyabakti Minta Kades Transparan atau Mundur

Karawang – Dugaan penyimpangan dan tidak transparannya pengelolaan dana desa memicu puluhan warga Desa Karyabakti, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, menggelar aksi demonstrasi di kantor desa pada Senin (30/3/2026).

Aksi unjuk rasa tersebut merupakan bentuk protes warga terhadap dugaan tidak tersalurkannya dana desa kepada masyarakat, termasuk anggaran bantuan provinsi (Banprov) yang dinilai belum direalisasikan sesuai peruntukannya.

Warga menuntut adanya keterbukaan serta pertanggungjawaban pemerintah desa terkait penggunaan dana desa tahun anggaran 2025. Mereka juga mendesak agar seluruh program yang belum terealisasi segera diselesaikan.

Baca Juga  DPRD Karawang Bentuk Tiga Pansus Raperda, Bupati Sampaikan LKPJ 2025 di Rapat Paripurna

Dalam aksi tersebut, masyarakat turut menyoroti sejumlah proyek pembangunan fisik yang bersumber dari dana desa tahun 2025 dan hingga kini belum rampung. Di antaranya pembangunan jalan lingkungan di Dusun Bakung Selatan sepanjang 150 meter, serta jalan lingkungan di Dusun Bakung Utara dengan ukuran 100 x 2,5 meter.

Selain proyek fisik, warga juga mempertanyakan pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), khususnya pada program ketahanan pangan yang diduga tidak berjalan secara transparan.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karyabakti, Nesin Haryono, bersama Wakil Ketua BPD H. Endih Jayadi, turut memberikan keterangan kepada warga. Sementara itu, kepala desa tidak berada di kantor saat aksi berlangsung.

Baca Juga  Buka Puasa Bersama IASKA Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Solidaritas Alumni

Wakil Ketua BPD, H. Endih Jayadi, menyebutkan bahwa nilai pekerjaan fisik yang diduga belum diselesaikan mencapai sekitar Rp309 juta.

Ketua BPD, Nesin Haryono, mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan mempercayakan penanganan persoalan kepada BPD. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat pengaduan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Inspektorat, serta DPRD Kabupaten Karawang untuk menindaklanjuti laporan warga.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung, pengamanan dilakukan oleh jajaran kepolisian dari Polsek Batujaya, Polsek Rengasdengklok, Polsek Cibuaya, dan Polsek Tirtajaya.

Baca Juga  Pisah Sambut Kades Wanakerta, Amah Maryamah Resmi Lanjutkan Kepemimpinan Periode 2026–2033

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari kepala desa terkait dugaan yang disampaikan oleh warga.

Red/IL

TOP NEWS