Tarik 39 Mobil Dinas, Bupati Karawang Terapkan Penghematan BBM di Lingkungan Pemkab

Karawang | — Pemerintah Kabupaten Karawang mulai menerapkan langkah konkret penghematan bahan bakar minyak (BBM) dengan menarik puluhan kendaraan dinas dari operasional harian.

Sebanyak 39 mobil dinas milik kepala dinas dan aparatur sipil negara (ASN) resmi ditarik dan diparkir di Galeri Nyi Pagar Asih, kompleks Pemda Karawang, pada Kamis (2/4/2026). Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan penghematan energi yang dicanangkan pemerintah pusat.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengatakan dirinya telah lebih dulu menggunakan mobil listrik dalam aktivitas sehari-hari sebagai bentuk dukungan terhadap efisiensi BBM.

Baca Juga  Program MBG di Karawang Disorot, Keterlibatan KDKMP Masih Minim

“Saya sudah lama memakai mobil listrik. Kebetulan sekarang ada kebijakan penghematan, jadi tidak ada masalah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh kendaraan dinas untuk sementara tidak digunakan, kecuali untuk kepentingan mendesak seperti tugas luar daerah atau kondisi darurat.

“Kebijakan hemat BBM ini sudah kami tindak lanjuti. Semua mobil dinas kepala dinas dan ASN disimpan di galeri. Namun, jika ada kebutuhan mendesak, tetap bisa digunakan untuk kepentingan dinas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Aep menuturkan bahwa langkah penghematan ini telah dimulai sejak 1 April 2026 dan diberlakukan bagi seluruh jajaran pimpinan hingga ASN di lingkungan Pemkab Karawang.

Baca Juga  Langsung Bebas di Hari Raya! 3 Napi Karawang Dapat Remisi Idulfitri

“Penghematan dimulai dari unsur pimpinan, mulai dari bupati, wakil bupati, sekda, kepala dinas hingga ASN. Saat ini sebagian besar bekerja menggunakan sepeda motor, bahkan ada juga yang menggunakan sepeda karena jarak rumah ke kantor relatif dekat,” pungkasnya.

Red/IL

TOP NEWS