Diduga Proyek Pekerjaan Drainase Di Kertasari Lepas Dari Pengawasan Dinas

KARAWANG |sanggabuananews.com – Akibat lemahnya pengawasan dinas terkait, proyek peningkatan drainase yang berlokasi di dusun Krajan A RT 004/002 Desa Kertasari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang yang dikerjakan oleh CV Radina Perkasa diduga syarat penyimpangan, Jum’at (9/5/2025)

Pantauan awak media dilokasi ditemukan pada saat pemasangan Uditch dasar pekerjaan tersebut diduga dalam kondisi genangan air dengan tidak menggunakan urugan abu batu atau pasir.

Diketahui, dalam papan informasi tertulis nama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Karawang APBD T.A 2025 sebesar  Rp. 176.068.000,00, surat pesanan 01/SP/PM-25.80.7/KPA-PRKP/2025, waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender dengan volume pekerjaan Panjang 204 Meter.

Baca Juga  Banjir Terjang Tanjungpura, 3 Bisnis Center Karawang Hadir Salurkan Bantuan Pangan

Menurut keterangan warga setempat, IS mengatakan, pada awal dimulainya pekerjaan terkesan tidak transparan.

“Tadinya papan informasi pernah dipasang dilokasi, namun sekarang papan informasi tersebut sudah tidak ada lagi, sehingga kami bingung ada apa dengan pelaksana, seakan-akan pekerjaan tersebut ditutup tutupi.” Ujarnya.

“Pada pelaksanaan awal pekerjaan yang saya lihat dasarnya menggunakan pasir, namun saat sebagian dengan panjang 102 meter tidak menggunakan dasar pasir. Tidak menggunakan alat apapun pada waktu pemasangan U-dicth, air juga dikeringkan menggunakan manual dengan timba tidak menggunakan alat, sehingga pada waktu pemasangan dalam kondisi penuh air.” Terangnya.

Baca Juga  Gakkum Kehutanan Buru Jaringan Pembunuh Gajah Sumatera di Riau, PT RAPP Dimintai Keterangan

“Saya berharap kepada pengawas dinas terkait segera turun kelapangan untuk mengevaluasi pekerjaan Udicth ini. Kami hanya berharap pekerjaan bisa lebih maksimal dan hasilnya bisa optimal.” Harapnya.

Sementara itu, menurur seorang pekerja ketika dikomfirmasi mejelaskan semua teknis dan volume pekerjaan tersebut.

“Untuk panjang Udicth 204 Meter untuk kiri dan kanan. Terkait papan informasi memang sudah dipasang namun dicopot kembali. Dan untuk mandor lapangan itu mandor medong, tapi kepala tukangnya pa Akim.” Jelasnya.

“Pekerjaan satu trek sama yang lokasi di samping mesjid Al-Muqorobin. Memang pertama untuk papan informasi sudah dipasangkan namun karena jatuh jadi belum di dipasang lagi. Pekerjaan manual karena melihat situasi lapangan.” Pungkasnya.

Baca Juga  TMA Sungai Citarum di Kedung Gede Berstatus Awas, Air Terus Naik Sejak Dini Hari

Sampai berita ini ditauangkan pihak CV Radina Perkasa dan pengawas dinas terkait belum dapat diminta keterangannya.

 

•Red

TOP NEWS