Karawang — Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus dilakukan di Kabupaten Karawang. Karang Taruna Kabupaten Karawang berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menggelar pelatihan public speaking bagi pelajar tingkat menengah, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Perpustakaan Disparpora ini diikuti 20 pelajar terpilih dari berbagai SMA, SMK, dan MA. Pelatihan difokuskan pada penguatan kemampuan komunikasi sekaligus membangun rasa percaya diri generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital.
Sejak pagi, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali registrasi, pembukaan, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya. Suasana berlangsung tertib dan penuh semangat, mencerminkan antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparpora Karawang, Fazriyan Wardani Adhitya, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mendorong pelajar agar mampu berpikir kritis, menyampaikan ide secara sistematis, serta berkontribusi dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah.
Sementara itu, Kepala Disparpora Karawang, Abas Sudrajat, menegaskan pentingnya keterampilan komunikasi di era modern. Menurutnya, public speaking bukan lagi sekadar kemampuan tambahan, melainkan kebutuhan dasar untuk bersaing di tingkat global.
“Generasi muda harus mampu menyampaikan gagasan dengan baik. Ini menjadi bekal penting dalam menghadapi persaingan ke depan,” ujarnya.
Materi pelatihan disampaikan secara interaktif oleh sejumlah narasumber. Sesi pertama mengenai pengenalan ekonomi kreatif dibawakan oleh M. Hearudin Gojali, yang mengajak peserta memahami potensi sektor tersebut.
Selanjutnya, Nurul Aprilia menyampaikan materi tentang membangun kepercayaan diri dan komunikasi efektif. Peserta diajak mengenali potensi diri, mengelola rasa gugup, serta menyusun pesan yang jelas dan berdampak.
Memasuki sesi terakhir, Wirda Noviani Pamungkas membawakan materi seni berbicara di depan umum. Pada sesi ini, peserta melakukan praktik langsung, mulai dari teknik membuka pembicaraan, pengaturan intonasi, penggunaan bahasa tubuh, hingga membangun koneksi dengan audiens. Suasana pelatihan pun menjadi lebih dinamis dengan interaksi aktif peserta.
Wirda yang juga mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Unsika sekaligus founder komunitas Langit Kreasi Nusantara turut membagikan pengalaman pribadinya dalam membangun kepercayaan diri melalui konsistensi latihan.
Kegiatan ditutup pada pukul 14.00 WIB setelah seluruh rangkaian materi selesai.
Di sisi lain, Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Karawang, Dhani Sudirman, tidak dapat hadir karena menjalankan tugas sebagai Dewan Pendidikan dalam kegiatan lain. Meski demikian, ia menyampaikan dukungan penuh terhadap pelatihan tersebut.
“Pelatihan ini diharapkan mampu membentuk pelajar yang tidak hanya berani berbicara, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan secara efektif,” katanya.
Fazriyan menambahkan, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan bagi peserta serta dapat terus dikembangkan dengan jangkauan yang lebih luas ke depannya.
Adapun peserta berasal dari berbagai sekolah di Karawang, di antaranya SMAN 1, SMAN 2, SMAN 4, SMAN 5 Karawang, MAN 1 Karawang, SMK TI Muhammadiyah Cikampek, SMK Al-Fathimiyah, hingga SMA IT Harapan Umat.
Melalui pelatihan ini, Karang Taruna bersama pemerintah daerah berkomitmen mencetak generasi muda yang komunikatif, kreatif, dan berdaya saing, sekaligus mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.
Red/IL

