KARAWANG – Menghadapi krisis air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan, GARDA SAKTI SEKATA Karang Taruna Kabupaten Karawang membuka program donasi air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang.
Program kemanusiaan tersebut digelar sebagai bentuk respons cepat Karang Taruna terhadap kondisi masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses air bersih. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajakan kolaborasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama membantu warga yang terdampak.
Berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan tim GARDA SAKTI SEKATA, sedikitnya 10 desa di dua kecamatan mengalami kekeringan cukup parah. Di Kecamatan Pangkalan meliputi Desa Jatilaksana, Cintaasih, Kertasari, dan Mulangsari. Sementara di Kecamatan Tegalwaru mencakup Desa Cipurwasari, Cigunungsari, Cintalaksana, Cintalanggeng, Kutalanggeng, serta Kutamaneuh.
Komandan GARDA SAKTI SEKATA Karang Taruna Kabupaten Karawang, Nesan Supriatna atau yang akrab disapa Wa Echon, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil survei yang dilakukan di lokasi terdampak kekeringan.
“Giat bakti sosial ini merupakan tindak lanjut dari survei kami di lapangan. Kondisi warga sangat memprihatinkan. Banyak sumur yang mengering sehingga masyarakat harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air bersih,” ujar Wa Echon.
Ia menjelaskan, GARDA SAKTI SEKATA dibentuk sebagai garda terdepan dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan sosial di masyarakat, termasuk saat terjadi bencana kekeringan.
Menurutnya, saat ini jajaran GARDA SAKTI SEKATA yang berada di wilayah terdampak terus melakukan koordinasi intensif untuk pendataan warga, pemetaan titik distribusi bantuan, serta penggalangan donasi agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.
“Tim kami terus bergerak melakukan pendataan dan pemetaan kebutuhan di lapangan agar distribusi air bersih dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan,” katanya.
Pada tahap awal, Karang Taruna Kabupaten Karawang menargetkan penyaluran sebanyak 20 unit mobil tangki air bersih ke wilayah terdampak. Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, komunitas, hingga para dermawan untuk turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
“Di saat sumur mereka mengering, kepedulian kitalah yang menjadi sumber airnya. Mari hadir bersama GARDA SAKTI SEKATA untuk Karawang,” pungkas Wa Echon.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program donasi air bersih dapat menghubungi narahubung Nesan Supriatna (Wa Echon) di nomor 0821-6372-6222.
Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak kekeringan sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Red

