KARAWANG |sanggabuananews.com – Ada yang berbeda dalam acara perpisahan dan halal bihalal yang digelar SMAN 1 Batujaya pada tahun ajaran 2024/2025. Sebanyak 416 siswa yang dinyatakan lulus mengikuti kegiatan yang berlangsung penuh haru dan kehangatan, dengan cara yang unik dan patut dicontoh.
Hal tersebut tentunya sesuai arahan gubernur Jawa Barat yang menitik beratkan agar dunia pendidikan melakukan kelulusan atau pun perpisahan secara sederhana dan penuh makna
Berbeda dari perpisahan sekolah pada umumnya, seluruh siswa yang telah lulus dikumpulkan untuk bersalaman secara bergantian dengan para guru dalam formasi memutar. Diiringi lantunan lagu perpisahan yang menyentuh hati, suasana menjadi haru ketika tangis bahagia bercampur kesedihan menyelimuti halaman sekolah.

Momen saling berjabat tangan antara guru dan murid itu menggambarkan ikatan batin yang kuat, seolah mengukir kenangan terakhir sebelum mereka melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Acara ini memang kami buat sederhana, namun sarat makna. Dengan adanya halal bihalal dan salam keliling ini, kami ingin menciptakan suasana kebersamaan yang tulus antara guru dan siswa,” ungkap Yosi Marlina, Humas SMAN 1 Batujaya.
Ia berharap momentum ini menjadi pengingat agar para lulusan tetap menjaga nilai-nilai baik yang telah diajarkan selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Batujaya.
“Semoga yang telah lulus bisa meneruskan ke jenjang berikutnya dan sukses dalam menggapai cita-cita. Untuk adik kelas, khususnya siswa kelas XI, kami harap bisa lebih giat belajar dan menjaga nama baik sekolah,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kepala SMAN 1 Batujaya turut memberikan pesan penting dalam sambutannya.
“Perpisahan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan mereka. Kami ingin momen ini diisi dengan hal-hal positif, bukan dengan konvoi motor, vandalisme, atau kegiatan negatif lainnya yang bisa mencoreng nama baik siswa maupun sekolah,” tegasnya.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama, penuh senyum dan pelukan perpisahan, sebagai simbol eratnya hubungan yang terjalin selama tiga tahun terakhir. Meski berpisah secara fisik, kenangan dan pelajaran hidup dari SMAN 1 Batujaya akan terus menemani langkah mereka ke depan.
•Soepriyatna/Red

