KARAWANG – menggelar Ramadhan Fair atau Entrepreneur Fair 2026 pada Rabu (5/3/2026) sebagai upaya membekali siswa kelas XII dengan pengalaman praktik kewirausahaan sekaligus menanamkan komitmen kepedulian lingkungan melalui deklarasi Gerakan Sekolah Bebas Sampah (Zero Waste School).
Kepala SMK Negeri 2 Karawang, Kuswita Sitiadefi, S.Si, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan dukungan para guru, tim kewirausahaan, serta komite sekolah.
“Alhamdulillah dengan izin Allah SWT kegiatan Ramadhan Fair atau Entrepreneur Fair 2026 dapat terlaksana. Kegiatan ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi siswa-siswi, terutama kelas XII, sebagai bekal sebelum mereka memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan program tim kewirausahaan sekolah yang dirancang sebagai simulasi dunia usaha. Para siswa dilatih mengelola usaha secara langsung, mulai dari menyiapkan produk, menyusun konsep bisnis, hingga mempresentasikan ide di hadapan rekan-rekannya.
Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar bazar atau aktivitas jual beli semata, melainkan sarana pembelajaran nyata agar siswa memahami proses membangun dan menjalankan usaha secara terstruktur.
“Ini bukan sekadar bazar atau kegiatan berdagang biasa. Kegiatan ini memiliki tujuan penting untuk memberikan gambaran nyata tentang bagaimana menjalankan sebuah usaha,” kata Kuswita.
Dalam rangkaian kegiatan yang sama, sekolah juga menggelar Deklarasi Komitmen Bersama Gerakan Sekolah Bebas Sampah (Zero Waste School) yang diikuti kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.
Deklarasi tersebut memuat komitmen untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekolah, di antaranya dengan menjadi teladan dalam mengurangi sampah, menerapkan prinsip pengelolaan sampah, membawa wadah makanan sendiri guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mengelola sampah secara mandiri.
Selain itu, sekolah berkomitmen mengintegrasikan nilai kepedulian lingkungan dalam kegiatan pembelajaran serta bekerja sama dengan pengelola kantin untuk menekan penggunaan plastik, sedotan plastik, dan kemasan sekali pakai.
Penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan menjadi penanda keseriusan sekolah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan ramah lingkungan.
Melalui Ramadhan Fair dan deklarasi Zero Waste School tersebut, pihak sekolah berharap siswa tidak hanya memiliki kompetensi kewirausahaan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Red/IL

