Mukab VII Kadin Karawang Resmi Dibuka, Tekankan Peran Strategis Dunia Usaha

Karawang — Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Karawang resmi digelar pada Rabu (15/4/2026) di Resinda Hotel Karawang. Agenda ini menjadi forum penting dalam menentukan arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat peran Kadin dalam pembangunan ekonomi daerah.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Kadin Jawa Barat, Nijar Sungkar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Kadin memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Menurutnya, ada dua hal utama yang perlu menjadi perhatian agar Kadin dapat menjalankan perannya secara optimal. “Pertama, Kadin harus mampu membangun dunia usaha yang kuat dan berdaya saing. Kedua, Kadin harus turut mendorong terciptanya birokrasi yang bersih dan transparan,” ujarnya.

Baca Juga  Viral Bus DAMRI Masuk Jalur Terlarang, Dishub Karawang Siapkan Tindakan Tegas

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas di internal organisasi. Nijar menekankan bahwa hubungan yang harmonis antaranggota menjadi kunci dalam memperkuat kontribusi Kadin ke depan. “Jadilah sahabat yang baik, karena Kadin adalah wadah bagi kita semua untuk tumbuh dan berkontribusi,” tambahnya.

Mukab VII ini dinilai sebagai momentum strategis bagi Kadin Kabupaten Karawang untuk merumuskan program kerja yang lebih adaptif terhadap dinamika dunia usaha. Selain itu, forum ini juga diharapkan mampu mempererat sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah daerah.

Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, Nijar Sungkar secara resmi membuka Mukab VII Kadin Kabupaten Karawang. Kegiatan ini diharapkan melahirkan kepengurusan yang solid serta program kerja yang mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan ekonomi daerah.

Baca Juga  Satlantas Polres Karawang Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Fokus Keselamatan dan Penegakan Digital

Mengusung tema “Tulus, Tuntas, Karawang Maju”, Mukab VII Kadin Kabupaten Karawang diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah tersebut.

Red/IL

TOP NEWS