KARAWANG – Memasuki usia ke-39 tahun, PERUMDAM Tirta Tarum mencatatkan sejumlah capaian positif di sektor pelayanan air bersih dan kinerja keuangan perusahaan. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Karawang itu berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp17,2 miliar pada tahun 2025 sekaligus terus memperluas layanan distribusi air bersih ke sejumlah wilayah di Karawang (25/05/2025).
Momentum hari jadi perusahaan yang mengusung tema “Mewujudkan Layanan Berkeadilan Menuju Karawang yang Maju, Sehat, dan Lestari” tersebut menjadi ajang refleksi perjalanan perusahaan dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Direktur PERUMDAM Tirta Tarum menyebutkan, perusahaan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pendapatan daerah melalui pengelolaan perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.
Berawal dari BPAM hingga Menjadi PERUMDAM
Sejarah PERUMDAM Tirta Tarum bermula pada tahun 1977 melalui pembentukan Badan Pengelola Air Minum (BPAM) Kabupaten Karawang berdasarkan SK Dirjen Cipta Karya Nomor 216/Kpts/1977.
Perusahaan kemudian berubah status menjadi PDAM melalui Peraturan Daerah Nomor 013 Tahun 1987, sebelum akhirnya resmi menjadi PERUMDAM berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Karawang Nomor 03 Tahun 2021.
Tanggal 23 Mei 1987 ditetapkan sebagai hari lahir perusahaan, yang menandai pengalihan pengelolaan pelayanan air minum dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.
Saat ini, PERUMDAM Tirta Tarum telah melayani 28 kecamatan di Kabupaten Karawang dengan dukungan 10 kantor cabang dan 11 kantor unit/IKK.
Laba dan Dividen Terus Meningkat
Berdasarkan laporan audit Kantor Akuntan Publik Bambang Sudaryono & Rekan per 31 Desember 2025, perusahaan memperoleh opini wajar sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Publik (SAK EP).
Dalam tiga tahun terakhir, laba bersih perusahaan mengalami peningkatan signifikan. Pada 2023, laba bersih tercatat sebesar Rp8,1 miliar, kemudian meningkat menjadi Rp11,1 miliar pada 2024, dan kembali naik menjadi Rp17,2 miliar pada 2025.
Kontribusi dividen kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang juga meningkat, dari Rp4,4 miliar pada 2023 menjadi Rp9,4 miliar yang direncanakan disetorkan pada 2026.
Fokus Perluasan Layanan Air Bersih
Selain memperkuat kinerja keuangan, perusahaan juga terus melakukan pengembangan layanan dan infrastruktur perpipaan di sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Telukjambe Barat, Tegalwaru, dan Pangkalan.
PERUMDAM Tirta Tarum juga menargetkan penambahan kapasitas produksi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional sebesar 350 liter per detik.
Pengembangan kerja sama SPAM turut dilakukan di wilayah Klari, Majalaya, Cikampek, dan Rengasdengklok dengan kapasitas masing-masing 100 liter per detik guna mendukung target pengembangan perusahaan hingga tahun 2028.
Perusahaan menegaskan bahwa akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara merata dan berkeadilan.
HUT ke-39 Diisi Kegiatan Sosial
Perayaan HUT ke-39 PERUMDAM Tirta Tarum juga diramaikan dengan berbagai kegiatan sosial dan internal perusahaan, di antaranya peresmian gedung pelayanan baru Cabang Karawang, santunan anak yatim, penghargaan pegawai berprestasi, pengundian hadiah pelanggan, hingga pemberangkatan umroh bagi pegawai terpilih.
Melalui momentum tersebut, perusahaan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian sumber daya air dan menggunakan air secara bijak demi mendukung kesehatan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Karawang.
Red/IL

